Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

AKIBAT TINGGI HATI

Kadang sepatah kata yang ketus membuat kita sakit hati sampai bertahun-tahun. Sikap ceria dan kegembiraan yang selama ini hadir di wajah, tersapu habis oleh sepatah kata tersebut. Kalau orang bertanya, mengapa bisa sampai seperti itu? Kita akan menjawab: “kata-kata itu sungguh amat TERLALU menyakitkan hati!” Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan? Ataukah kita yang terlalu lemah? Bukan! Kita tidak lemah dan kata-kata ketus itu pun sesungguhnya tidak ada apa-apanya. Permasalahannya adalah: Hati kita yang terlalu tinggi. Tinggi hati membuat: Harga diri, Gengsi, Keinginan dihormati, Semua ikut menjadi tinggi. Tinggi hati membuat kita merasa diri: Terhormat, Mulia dan Sempurna. Sikap inilah yang membuat kita gampang: Tersinggung, Mudah sakit hati dan Berprasangka buruk. Tinggi hati membuat kita Rapuh dan Jiwa Kita lemah. Jika Kita mau jadi kuat, belajarlah Rendah Hati setiap saat, maka kata-kata ketus di atas tidak akan berarti apa pun bagi Kita. Kerenda...

Empat nasihat

Empat Nasehat : 1. Empat hal yg membuat Badan Sakit : – kebanyakan Bicara – kebanyakan Tidur – kebanyakan Makan – kebanyakan Bertemu Orang 2. Empat hal yg merusak Tubuh : – Khawatir/Cemas – Kesedihan – Kelaparan – Tidur Larut Malam 3. Empat hal yg membuat Murung dan Kesedihan : – Bohong – Kurang Ajar atau tidak hormat – Berdebat tanpa Pengetahuan atau Informasi yg memadai – Amoral atau melakukan sesuatu tanpa rasa Takut 4. Empat hal yg meningkatkan Wajah Berseri dan Kebahagiaan : – Kesalehan – Loyalitas – Kedermawaan – Menolong sesama dg Ikhlas tanpa diminta hny harap Ridho ilahi 5. Empat hal yg Memberhentikan Rezeki : – Tidur dipagi hari dari Sholat Subuh hingga Matahari Bersinar – Tidak melakukan Sholat/Berdoa secara teratur – Malas – Penghianatan atau Ketidak Jujuran 6. Empat hal yg membawa Rezeki : – Berdoa dimalam hari – Tobat – berdzikir Aminnn

Tentang sabar

Banyak orang mengucapkan, menganjurkan atau mengingatkan tentang kesabaran. Bahkan sering menjadi "bahan guyon", sabar belum ketemu atau si sabar pergi dll. Sebuah kata yang remeh sepertinya. Banyak orang yang tahu tapi tak bisa praktek. Banyak orang membatasinya dan membuat ukuran sabarnya sendiri. Banyak dan umumnya sabar dianggap untuk hal-hal susah, musibah, celaka dll. Padahal sabar tidak hanya identik dengan cobaan. Banyak penjabaran dan prakteknya. Sabar itu menahan diri, mengendalikan diri dan mengatur emosi. Menahan diri untuk tidak belanja berlebih, itu juga sabar. Menahan diri untuk tidak berbuat maksiat juga sabar. Menahan diri untuk tidak makan berlebih dan direstoran mahal juga termasuk sabar. Menahan diri untuk tidak merokok juga sabar. Mendidik anak juga perlu sabar. Bahkan menahan diri untuk tetap singgle dan tidak pacaran juga termasuk sabar. Termasuk menahan diri setia dengan pasangan padahal godaan banyak berdatangan dan menggiurkan, itu adalah sabar. Saba...