_AmaRah kita_
;> AMARAH KITA ;> MARAH itu seperti API. MARAH itu PANAS. Marah itu seperti api yang bersifat panas dan membakar. Andaikan api, kecil jadi kawan besar jadi lawan. Tapi amarah kecil memisahkan teman dan bila besar bisa menghancurkan. Apa untungnya? Selesaikah sebuah masalah dengan marah? Puaskah dan apa telah membuatmu hebat? Apakah lantas menjadi terhormat? Dapat apa? Heemz... Adanya kau membuat dirimu meluncur menjadi orang yang hina. Kehormatan hanya pura-pura, karena orang akan menjatuhkanmu tanpa sepengetahuanmu. Masalahmu terhenti bukan selesai, malahan justru akan menumpuk perkara baru. Orang akan takut padamu tapi tak menghargaimu. Takut dengan kerusakan yang kau timbulkan dan menjaga jarak dengan kebencian. Bahkan orang mendoakanmu untuk segera "hilang" dari kehidupan mereka. Belum lagi kesehatanmu. Darah akan terpompa cepat dan bila kondisi tubuh tak baik bisa menjadi fatal. Darah tinggi, jantung, strok dan stres mengancam. Biasanya orang pemarah "rakus" pujian dan "menebar" kesombongan. Bila terlihat ada banyak orang disekitarnya, itu bukan pengikut dan sahabat setianya. Tapi musuh terselubung yang menanti kelengahannya untuk menjatuhkannya sambil "menjilat" memanfaatkan dirinya. Kemarahan jauh dari cinta dan kasih sayang. Jauh dari rahmat Allah dan kebarokahan. KEMARAHAN BERAWAL DARI KETIDAK WARASAN & BERAKHIR DENGAN PENYESALAN. Amarah datang dari akal yang tak digunakan dengan seimbang ditambah hati yang terdapat "kotoran". Dihiasi dan dihasut syetan. Diajak menjadi bala tentara penyebab kerusakan. Maka bila marah : - Berlindunglah dari syetan yang terkutuk. - Ambil nafas perlahan dan hembuskan. Menjauhlah dari sumber masalah sejenak. Dinginkan hati dan pikiran. - Bila sebelumnya kau berdiri, cobalah duduk. - Ambil wudhu dan sempurnakan wudhumu. - Perbanyak istighfar. - Perbanyak baca Al Qur'an. - Sholatlah. - Untuk melatih kesabaranmu lakukan puasa sunnah. - Rutinkan bangun 1/3 malam akhir untuk sholat dan berdoa. - Carilah teman bergaul orang-orang yang sholih/shalihat. - Semangat dan rajinlah ke masjid untuk sholat dan mengaji. Lakukan upayamu untuk menyelamatkan diri dari KEBODOHAN akibat amarah/emosi. Semua tergantung dirimu, orang lain hanya mengingatkanmu. InshaaAllah niat baik akan dilancarkan dan dibarokahkan oleh ALLAH. Aamiin.... By:fb
Komentar
Posting Komentar