Ketika UJUB (sombong) menyelimuti HaTi

waspadalah-riya-ujub.jpg

KETIKA UJUB MENYELIMUTI HATI

Terkadang sifat pamer, sombong adalah sesuatu yang kita harapkan agar kita dihargai atau terangkat martabat kita, padahal semua itu telah melampaui batas, dan menjadikan amalan kita lebur

Nasihat dan perkataan Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah rahimahullah (7 Rajab 691 H - 13 Rajab 751 H) :

"Jika Allah mudahkan bagimu mengerjakan sholat malam, maka janganlah memandang rendah orang2 yg tidur."

"Jika Allah mudahkan bagimu melaksanakan puasa, maka janganlah memandang orang2 yg tdk bepuasa dg tatapan menghinakan."

"Jika Allah memudahkan bagimu pintu utk berjihad, maka janganlah memandang orang2 yg tdk berjihad dg pandangan meremehkan."

"Jika Allah mudahkan pintu rezeki bagimu, maka janganlah memandang orang2 yg berhutang dan kurang rezekinya dg pandangan yg mengejek dan mencela. Karena itu adalah titipan Allah yg kelak akan dipertanggungja wabkan."

"Jika Allah mudahkan pemahaman agama bagimu, janganlah meremehkan orang lain yg belum faham agama dg pandangan hina."

"Jika Allah mudahkan ilmu bagimu, janganlah sombong dan bangga diri karenanya. Sebab Allah lah yg memberimu pemahaman itu."

"Dan boleh jadi orang yg tidak mengerjakan qiyamul lail, puasa (sunnah), tidak berjihad, dan semisalnya lebih dekat kpd Allah darimu."

"Sungguh engkau terlelap tidur semalaman dan pagi harinya menyesal... lebih baik bagimu drpd qiyamul lail semalaman namun pagi harinya engkau "merasa" TAKJUB dan BANGGA dg amalmu.

Sebab tdk layak orang merasa bangga dg amalnya, karena sesungguhnya ia tdk tahu amal yg mana yg Allah akan terima?

Semoga hati ini terhindar dari ujub.

Komentar

  1. Bermanfaat gan..

    BalasHapus
  2. Yups benar tuch.Ujub sombong batin, sedang Takabur sombong lahir.

    BalasHapus
  3. Trims dah .mau berkunjung..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

(35.93 MB) Download Naruto Shippuden Episode 406 Sub Indo.3gp

auto texs

(3.87 MB) Download Lagu Gerap gurita _ JOi!gjakarta Mp3